Seleb

Vonis hari ini datang setelah beberapa kotak ikan asin ditempatkan di sekitar Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo

Reporter Tribunnews.com Bayu Indra Permana

Jakarta Tribunnews.com – Nasib trio ikan asin, yaitu Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami akan ditentukan hari ini (13/4/2020).

Kelompok Pengadilan Negeri Jakarta ini dijatuhi hukuman oleh tiga hakim. -Karena prevalensi virus korona, uji coba TV akan dilakukan lagi melalui teleconference. -Apa sejarah trio ikan asin? di pengadilan?

Berikut ini adalah artikel ulasan tentang kasus ikan asin:

1. Mulai dari diskusi tentang konten Youtube di papan hijau, penghinaan di jejaring sosial atau ikan asin dimulai dari Youtube tentang Rey Utami dan Continent Channel Diskusi konten resmi. Dalam video ini, pembawa acara Rey Utami mengajukan banyak pertanyaan kepada Galih.

Ketika kucing itu masih menikah dengan Fairuz A Rafiq dan bertanya tentang masa lalunya, kucing itu mengeluarkan bau yang berbau dan asin dari Ikan Galih Ginanjar. -Kesepakatan untuk menggunakan Fairuz A Rafiq sebagai rekaman video tidak etis kepada polisi karena mereka merasa dilecehkan oleh polisi setempat Metropolitan Jaya pada tanggal 1 Juli 2019-Untuk tindakan ini, tiga orang terjebak dalam Pasal 27, paragraf 1 Butir 1 3 Jo Pasal 45 Paragraf 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 310 dan 311 Hukum Pidana. Ancaman hukuman lebih dari enam tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *