Otomotif

Dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, produksi mobil Indonesia saat pandemi masih lambat

Reporter Tribunnews.com Lita Febriani melaporkan dari Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kukuh Kumara, Sekretaris Jenderal Gabungan Produsen Mobil Indonesia (Gaikindo), mengatakan pasar mobil anjlok secara keseluruhan. Selama pandemi, kawasan ASEAN dan dunia.

“Tren di semua negara hampir sama, terutama di Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Semua tren sedang menurun,” kata Kuku saat ditemui Tribunnews, Rabu (9/9/2020). Saat dihubungi. -Dari Juni, penjualan dilanjutkan. Meski belum kembali ke kondisi pra pandemi, penjualan mobil Indonesia terus meningkat sejak Juni. Bandingkan dengan Thailand saat pandemi Covid-19.

“Intinya, Indonesia, Thailand dan Malaysia memiliki trend yang sama. Padahal Indonesia tertinggal dari Thailand.”

“Juli produksi meningkat, dan kita masih ada” 17.000 kendaraan, dan mereka punya 71.000 kendaraan. Malaysia memiliki 45.000 unit produksi. Jika penjualan Indonesia 12.000, Malaysia 44.000, dan Thailand 50.000, “jelas Kuku. Kedua negara.

” Seiring perkembangan industri, kita harus mengejar pasar domestik dan kembali normal. Padahal PSBB kita masih sangat ketat, “jelas Kukuh. -Gaikindo optimistis penjualan Agustus dan September akan lebih positif.

” Sejauh menyangkut Agustus, Indonesia mengalami peningkatan yang cukup banyak dibanding Juli. Namun, datanya tidak termasuk di semua konten, dan kami berharap September juga akan membaik.

“Begitu pula untuk tren ekspor, trennya menurun, karena semua negara juga menurun. Tapi saya belum mengekspor datanya. Ekspor turun, tapi masih ada ekspor,” kata Sekjen Guékindo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *