Otomotif

Sepeda motor dan mobil berusia 3 tahun di Jakarta dipaksa uji emisi

TRIBUNNEWS.COM-Jakarta Pemprov DKI memperketat regulasi emisi gas buang kendaraan bermotor untuk sepeda motor dan mobil.

Uji emisi wajib dilakukan untuk mengurangi polusi udara.

Kompass melalui Peraturan Pergub Nomor 66 Tahun 2020 mengeluarkan peraturan resmi tentang pengujian emisi gas buang kendaraan bermotor. Ini adalah amandemen Pergub 92/2007.

Beberapa poin yang direvisi termasuk masalah kewajiban pengujian emisi untuk mobil pribadi. -Ini tertulis dalam pasal 2, dan kewajiban ini dijelaskan dalam pasal 3, yang berbunyi;

(1) Tujuan uji emisi gas buang kendaraan bermotor adalah sebagai berikut: mobil penumpang pribadi; B. Sepeda motor (2) ) Mobil penumpang dan sepeda motor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berusia lebih dari 3 tahun.

Pasal 3;

(1) Setiap pemilik kendaraan bermotor wajib melakukan uji emisi gas buang untuk menghilangkan dan memenuhi ambang batas emisi. (2) Uji emisi gas buang target pada ayat (1) dilakukan paling sedikit 1 ( 1), setiap satu kali (satu tahun), kali ini dilakukan di lokasi uji emisi dan dilakukan oleh teknisi uji emisi. 3) Hasil uji emisi gas buang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus dicatat dalam sistem informasi uji emisi. (4) Biaya pengujian emisi gas buang ditanggung oleh pemilik mobil penumpang dan sepeda motor. (5) Ambang batas emisi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengacu pada peraturan Gubernur tentang ambang batas emisi kendaraan bermotor.

Kepala Dinas Pengelolaan Pencemaran Lingkungan (Kasie) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Te Tiyana Brotoadi (Tiyana Brotoadi) menyatakan Peraturan Gubernur Nomor 66 Tahun 2020 fokus pada penggunaan kendaraan pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *