Otomotif

YLKI: Bahan bakar tidak memenuhi standar polusi udara

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan

laporan TRBUNNEWS.COM JABARTA-Tulus Abadi, Ketua Harian Manajemen Yayasan Konsumen Indonesia (YLKI), mengatakan bahwa faktor polusi terbesar di udara adalah transportasi darat. Penggunaan bahan bakar (BBM) adalah penyumbang polusi udara terbesar, dan bahan bakar tidak cocok untuk kendaraan, yang akan meningkatkan kemacetan lalu lintas.

“Bahan bakar yang tidak cocok untuk kendaraan bermotor akan mempengaruhi lingkungan kita, terutama polusi udara,” kata Toulouse dalam diskusi online pada Jumat (24 Juli 2020). Toulouse, yang menggunakan bahan bakar yang tidak tepat, terus maju dan tanpa sadar merusak lingkungannya karena mobil mereka menghasilkan gas emisi tinggi.

Baca: Honda menarik kembali 85.025 mobil dalam komponen pompa bahan bakar yang sulit

Toulouse menjelaskan fakta bahwa jika mobil di tahun 2000-an tidak menggunakan bahan bakar yang tepat, seperti RON 92, mereka pasti akan mengeluarkan emisi Gas yang mencemari udara.

“Dalam konteks penyalahgunaan bahan bakar dan polusi udara, ada masalah terkait penyakit tidak menular yang disebabkan oleh kualitas udara.” Baca: Husqvarna mengingat Svartpilen 701 dan Vitpilen 701 karena kegagalan pompa bahan bakar – Menurut Tulus , 60% penyakit tidak menular seperti gagal ginjal dan pemicu stroke disebabkan oleh kualitas udara yang buruk.

“Biasanya, karena kualitas udara yang buruk, orang-orang di kota-kota besar terutama berisiko terkena penyakit ini,” kata tulus.

Baca: Pengamat: Sudah waktunya bagi warga Jakarta untuk menggunakan bahan bakar standar Euro 4 – oleh karena itu, konsumen juga harus sangat menyadari penggunaan bahan bakar di kendaraan mereka. Tulus berkata: “Karena masyarakat tidak boleh dipisahkan dari kendaraan bermotor, tidak mungkin untuk terlibat dalam kegiatan kerja atau pergi ke sekolah.” – Konsumen menyadari bahwa menggunakan bahan bakar yang tepat dapat mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh pembakaran kendaraan bermotor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *