Otomotif

REE Automotive mengembangkan sasis berbentuk skateboard untuk kendaraan listrik

Reporter Tribunnews.com Lita Febriani melaporkan-TRIBUNNEWS.COM-Startup REE Automotive telah melakukan beberapa kali pengujian terhadap model sasis P1, P2 dan P4. Pengujian tersebut lebih mirip bentuk skateboard.

Ketiga model skateboard ini dilengkapi dengan dua unit REEcorner berbeda.

Eksperimen membuktikan bahwa prototipe dapat bekerja secara normal dan berfungsi penuh.

Perusahaan mengatakan akan menggunakan desain platform P1 pada platform P1. Mobil self-driving yang bisa dibawa jarak jauh .

Baca: Kemunculan Mazda MX-30 versi hybrid, mulai dari platform Rp 334 juta-P2 bakal jadi pilihan ideal semua mobil listrik, cocok buat pelanggan Transportasi kargo.

Meskipun platform P4 dapat mengangkut barang berat ke seluruh wilayah Amerika Serikat.

Ketiga bantalan skateboard atau sasis mendukung pemasangan benda yang dapat dipertukarkan, dan batas berat masing-masing 1,3 metrik ton, 2,5 metrik ton, dan 4,5 metrik ton.

Diluncurkan oleh Formacar, perusahaan mengklaim bahwa lantai datar dari roller atau sasis REEboard cocok untuk semua jenis gerbong.

Sistem X dengan kabel memastikan bahwa semua peralatan dipasang dengan kabel penghubung yang stabil.

Meskipun keempat unit REEcorner mengintegrasikan motor listrik, suspensi, gearbox, dan sistem kemudi ke dalam satu unit teknologi roda tunggal.

Start-up Israel ini telah menarik perhatian orang India. Raksasa otomotif Mahindra dan Mahindra .

Meski REE masih muda, namun masih mengandalkan industri besar seperti Mitsubishi, KYB, Musashi, NSK dan American Axle Suplai dan dukungan peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *