Otomotif

Hindari ketiga kebiasaan ini untuk memastikan ban mobil lebih awet

Wartawan Tribunnews.com Jakarta Lita Febriani melaporkan kepada TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Melampaui batas kecepatan dan melebihi batas beban menjadi salah satu faktor yang banyak menyebabkan ban cepat rusak. Berkendara dengan kecepatan tinggi akan menyebabkan kecepatan kendaraan tidak stabil, sehingga mengurangi efisiensi bahan bakar truk.

Truk heavy-duty berkecepatan tinggi juga dapat mengurangi keseimbangan kendaraan, sehingga memicu pengemudi truk yang terjungkal. – -Hankook Tire Sales Indonesia Presiden Perusahaan Yoonsoo Shin menyatakan bahwa kecepatan dan peringkat maksimum setiap ban harus dicetak langsung di dinding samping ban. Shin, Selasa (21 Juli 2020) -Masalah truck overload and oversize (ODOL) juga menjadi masalah. Sebab kecelakaan truk paling sering terjadi di Indonesia.

Kedua, pengemudi truk sering menggunakan netral saat berkendara di jalan menurun atau landai.

Nyatanya, hal ini tidak ingin memacu peningkatan tenaga, melainkan memicu proses pengereman sekaligus pengereman. Parah (tergelincir pada rem) atau panik, menyebabkan ban terkunci dan berhenti berputar, yang dapat menyebabkan serangkaian kecelakaan yang cocok untuk pengemudi truk dan bus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *