Otomotif

Inilah sebabnya mengapa banyak bus modern tidak memiliki pintu pengemudi.

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Biasanya seperti yang biasa kita temui, bus dilengkapi dengan pintu bagi penumpang untuk masuk atau masuk kabin. Namun jika berhati-hati, masih banyak AKAP atau bus wisata yang tidak menyediakan pintu khusus bagi pengemudi.

Oleh karena itu, pengemudi akan masuk melalui pintu yang sama dengan penumpang. Alasan tidak adanya pintu pengemudi adalah jika terjadi kecelakaan bus maka pengemudi dapat bertanggung jawab. AJ.403 / 4/14 / DRJD / 2007, yang berisi:

1. Dalam rangka meningkatkan tanggung jawab pengemudi bus dalam mengemudikan kendaraan dan meningkatkan keselamatan penumpang, dengan ini kami beritahukan: – Satu. Pada desain dan teknis konstruksi kendaraan bermotor yang dinamai mobil penumpang, pintu keluar pengemudi diredam, dan keberadaan pintu keluar darurat (pintu dan / atau jendela) harus dimaksimalkan;

Baca: Dukung pelayanan KRL Jabodetabek, Pemprov DKI Jakarta DKI menyiapkan 50 bus gratis

b. Saat sistem hidrolik tidak berfungsi, maka pintu penumpang yang dibuka tutup menggunakan sistem hidrolik harus bisa dibuka dari dalam dan luar.

2. Terkait konten diatas, kami harap bapak / ibu dapat memberikan bantuan untuk anggota dan kedepannya kami berharap setiap bus yang diproduksi oleh perusahaan bodi dapat melaksanakan regulasi sesuai dengan yang diharapkan.

Baca: Pemerintah Kota Semarang Gunakan Bus Isuzu Elf 17 sebagai Bus yang melayani masyarakat — -3. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

— Manajer Ekspor, Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Bus Antar Provinsi (AKDP) Laksana Karoseri Werry Yulianto mengatakan, untuk pariwisata tidak boleh memasang pintu untuk pengemudi.

“Namun, pintu kendaraan yang digunakan untuk keperluan khusus seperti polisi bersenjata atau polisi dan angkutan tambang masih terpasang. Bus pertambangan tidak digunakan di jalan umum, jadi ada pengecualian,” kata Werri, Minggu (2020). 21 Juni) kepada Kompas.com.

Baca: Andre Rosiade (Andre Rosiade) Usulkan Arief Poyuono Yang Dipecat: Siapa Dia? Anak kemarin sore di Gerindra

Ketua Persatuan Pengusaha Bus Pemuda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan mengatakan, meski sudah ada kegiatan sosial pembongkaran pintu pengemudi, beberapa perusahaan bus (PO) tetap melanggar. Naik. Bahkan dengan aturan pemblokiran IMEI, smartphone pasar gelap tetap dapat digunakan, dan itulah sebabnya- “Beberapa orang tertipu untuk tidak memberikan gagang pintu, tetapi dapat membukanya dari dalam.-PO akan memberikan surat pernyataan kepada badan mobil untuk membuat pintu pengemudi Pria akrab bernama Sani itu kepada Kompas.com belum lama ini. .

Judul artikel ini adalah Mengapa Bus Tanpa Pintu Sopir?

Penulis: Mohamed Farson (Muhammad Fathan Radityasani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *