Otomotif

Ekonom dan bank menanggapi pembayaran uang muka gratis untuk kendaraan ramah lingkungan

Laporan Pelapor Kas, Bidara Pink

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bank Indonesia (BI) menyatakan akan melonggarkan ketentuan uang muka kredit mobil ramah lingkungan.

Relaksasi ini berupa penurunan batas setoran minimum. ) Kisarannya antara 5% -10% dan 0%.

Menurut Presiden BI Perry Warjiyo, kebijakan ini akan berlaku mulai 1 Oktober 2020. Ia mengatakan, hal tersebut juga sebagai upaya bank sentral untuk meningkatkan pemulihan ekonomi secara keseluruhan. — Eric Sugandi, Peneliti Ekonomi Senior Institut Kajian Strategis (IKS) Universitas Nasional Republik Indonesia, mengemukakan, kebijakan longgar ini gagal meningkatkan permintaan kredit berlebihan. Begitu juga pada kasus pandemi Covid-19.

Baca: BI Bebaskan Uang Muka untuk Pinjaman Mobil Lingkungan

“Dengan daya beli masyarakat yang melemah seperti sekarang,” Ini tidak banyak membantu untuk mendorong pertumbuhan kredit, “Eric ( Eric) kepada Kontan.co.id, Kamis (20/8/2020), belum populer.

Baca: Nissan Indonesia Akan Hadirkan Mobil Listrik Nissan Leaf Versi Terbaru ke Indonesia

Asia Ekonom Bank Sentral (BCA) David Sumual yakin bahwa Jepang akan memberlakukan kebijakan makroprudensial. Bank sentral dapat menggairahkan perekonomian. Namun, tanpa kebijakan fiskal pemerintah, hal ini akan sulit berjalan. Seperti kita ketahui bersama, Ini bukan kali pertama bank sentral mengurangi pembayaran kredit eco-car. Di penghujung 2019, BI menurunkan simpanan untuk eco-car dari 20% -25% menjadi 5% -10%.

Namun, sejauh ini, David belum Melihat efek dari relaksasi tersebut.Belum lagi pada awal tahun 2020 pandemi Covid-19 melanda Indonesia, memaksa masyarakat untuk mengurangi konsumsi dan pengeluaran, terutama pada barang-barang yang tahan lama termasuk sepeda motor.

Tapi Melihat perkembangan terkini, David meyakini pengurangan pembayaran kredit mobil di muka itu ramah. Lingkungan ini akan disambut baik oleh masyarakat.

Pasalnya, pemerintah melaksanakan dispatched pengeluaran pemerintah dan berproses dari perspektif psikologis masyarakat , Banyak orang mulai berbelanja .

“Saya pikir kebijakan tersebut akan berlaku sebelum akhir tahun ini. Namun, harap dicatat bahwa tidak ada masalah lain. Kita lihat saja, apalagi karena masih 1 Oktober 2020, ā€¯ujarnya.

Artikel ini dimuat secara Cash dengan judul Pengaruh Uang Muka 0% terhadap Kredit Mobil Ramah Lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *