Otomotif

Harap diperhatikan bahwa jika Anda tidak memiliki kartu SIM tetapi lupa membawa kartu SIM lain, Anda dapat mendenda polisi. Ini uraiannya

TRIBUNNEWS.COM-Hampir semua pengendara pernah mengalami insiden mendapatkan tilang polisi.

Setelah tiket polisi ditemukan, petugas polisi akan memberikan informasi tentang pelanggaran dengan menampilkan barang-barang yang berlaku sesuai dengan hukum. Biasanya, alasan paling bijak bagi pelanggar tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah, tentu saja, “Saya lupa membawa kartu SIM” – tetapi jika Anda benar-benar lupa bahwa Anda tidak punya kartu SIM, apakah polisi berhak memaksa pengemudi? –Menurut informasi laporan dari akun Instagram resmi @Polantasindonesia, polisi juga memberikan metafora.

Pertama, ketika Anda diinterogasi oleh polisi di jalan raya dan Anda tidak dapat menunjukkan SIM Anda, agen akan menanyakan apakah Anda memiliki kartu SIM? Jika demikian, berarti Anda akan dikenakan denda dan tunduk pada Pasal 288 (2) UU No. 22/2009.

Mengapa Anda memilih Pasal 288 (2)? Ya, karena meskipun Anda memiliki kartu SIM, Anda tidak dapat menunjukkan SIM Anda kepada agen saat agen meminta Anda.

Kedua, jika agen meminta Anda mengatakan bahwa Anda tidak memiliki kartu SIM, maka Anda pasti akan mendapatkan tiket dan terikat oleh Pasal 281 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

# Pasal 281

Barangsiapa mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tanpa Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77 (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama empat (empat) bulan, atau Denda maksimal Rp. 1.000.000 .

Buka halaman 2 ==>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *