Otomotif

Akibat pandemi corona, pasar truk medium tumbuh 54%

Laporan reporter Tribunnews.com Lita Febriani-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Terpengaruh pandemi Covid-19, penjualan truk baru Indonesia memang turun.

PT Krama Yudha Tiga Berlian Mitsubishi Fuso (Mitsibishi Fuso) distributor kendaraan niaga Automotive Corporation (KTB) mengatakan hingga April 2020, penjualan medium duty truck atau medium duty truck (MDT) Indonesia turun 54%. — Marketing and Sales Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Duljatmono (Duljatmono) mengatakan selama pandemi corona, pasar truk di seluruh segmen MDT turun lebih dari 50%. — “” Penurunan 54% di bulan April. Pasar yang menggunakan MDT ini sedang menurun, dan otomatis penjualan kami juga sulit menyerap permintaan pasar, “kata Duljatmono, Rabu (27/5/2020).

Baca: Tiga super cab DFSK adalah mereka yang mencari truk pikap. Alasan pilihan terbaik adalah industri yang berhenti membeli truk baru di M. DT Semut membagi industri manufaktur dengan cara lain. Duljatmono menjelaskan peluangnya adalah adanya infrastruktur, karena infrastruktur dapat dihasilkan. Lini Bisnis Permintaan Kendaraan MDT .

Baca: Mitsubishi eK X dan eK Wagon Raih Nilai Tertinggi di JNCAP Crash Test

Duljatmono berharap Covid-19 segera berlalu, sehingga selama ini menyerap penjualan truk MDT Beberapa industri (seperti logistik) sudah pulih .

Baca: Mitsubishi Fuso dorong bisnis digital di pasar lemah

“Selama ini peminat sebenarnya adalah departemen logistik yang paling banyak memberikan input (penjualan), Namun yang menjadi permasalahan karena jumlah terbatas (PSBB), jumlahnya masih sangat sedikit. Mudah-mudahan setelah pandemi usai, kebutuhan logistik akan meningkat, ā€¯jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *