Otomotif

Malas mencuci mobil setelah terkena hujan, yang merupakan resiko komponen cepat rusak

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Mencuci mobil sebaiknya lebih sering dilakukan saat musim hujan. Setelah digunakan pada saat hujan, kotoran yang menempel pada part mobil harus segera dihilangkan.

Karena jika kotorannya lengket dan kering maka akan sulit untuk dibersihkan. Tak hanya itu, jika pemiliknya malas mencuci jamur, ia pun tak bisa menghindari merusak tampilan jamur.

Didi Ahadi, Kepala Bagian Dukungan Teknis diler PT Toyota Astra Motors (TAM), mengatakan saat menggunakan mobil dalam kondisi hujan sebaiknya segera dicuci atau dibersihkan.

Hal ini untuk mencegah debu yang menempel pada mobil mengering dan sulit dihilangkan.

“Kalau mobil tidak bisa langsung dicuci meski hujan, kotoran bisa meresap ke dalam lapisan transparan. Apalagi jika mobil terkena genangan air laut atau mobil dicuri,” Didi Rabu (Agustus 2020) 18) kepada Kompas.com.

Didi mengatakan jika mobil terkena air laut maka akan lebih mudah merusak bagian-bagian mobil seperti karat. Air di air laut sangat tinggi.

Oleh karena itu, jika tidak segera dibilas, kecil kemungkinannya akan menimbulkan kerusakan, seperti rembesan air ke tubuh.

“Kecuali air hujan, tubuh bisa saja merembes air. Jika tidak segera dibersihkan akan menyebabkan kaca menjadi berjamur.

Baca: Ada oli TMO gratis di program layanan gratis Auto2000.

Robby, CEO Autoglaze Indonesia Kurnia menambahkan, air hujan tidak langsung dibilas dan akan mengering, yang bisa menimbulkan noda seperti penggaraman.

“Kalau jarang dibersihkan bisa terlihat seperti ini. Makanya, sebaiknya langsung bilas atau pakai sabun biasa daripada sabun, ”ujarnya.

Baca: Teknologi anti aus molekuler pada pelumas ini bisa mendinginkan mesin saat macet di jalan raya .

Robby yakin yang terpenting adalah proses pengeringan, termasuk mengelapnya hingga benar-benar kering. Kering.

Christopher Sebastian, CEO Makko Group, mengatakan bahwa air hujan memengaruhi komposisi kaca dan tubuh Sifatnya bermusuhan.

“Tujuannya bukan untuk membiarkannya kering (kering) dan membiarkannya selama beberapa hari. Kondisi seperti itu dapat dengan cepat membentuk kaca depan dan menggelapkan warna cat mobil. Katanya tentang :. Ari Purnomo

Entri ini dimuat di Kompas.com dengan judul “Hujan Gampang Melanda Cuci Mobil, Suku Cadang Mobil Mudah Rusak”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *