Otomotif

Nyalain cara jangan nyalakan lampu sein, harus siap dikenai denda Rp 250.000

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Semua pengemudi kendaraan bermotor wajib mematuhi semua peraturan lalu lintas yang berlaku. Dari batas kecepatan, marka jalan, penggunaan alat pengaman, menghormati lampu lalu lintas, menyalakan lampu sein saat berbelok.

Saat pengemudi ingin mengubah arah, lampu sein harus menyala. Jika lampu sinyal tidak langsung dikirim, sinyal tidak akan langsung dikirim sehingga pengemudi lain bisa mengetahuinya.

Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengemudi yang tidak menyalakan api peringatan dapat dikenakan denda Rp 250.000. – Dijelaskan pada Pasal 112 (1): “Pengemudi kendaraan yang akan melakukan putar balik atau putar balik harus memperhatikan kondisi lalu lintas depan, samping dan samping. Di belakang kendaraan, dan mengirimkan sinyal dengan lampu penunjuk arah atau sinyal manual” . -Dalam ayat (2) undang-undang yang sama dijelaskan bahwa: “Pengemudi kendaraan yang hendak membelok atau menyamping harus memperhatikan kondisi lalu lintas di depan, belakang, samping, dan belakang kendaraan, serta memberikan

untuk tidak berbelok. Pengemudi yang menyalakan lampu kilat akan dihukum denda Rp 250.000 atau kurungan tidak lebih dari satu bulan. -Ketentuan ini juga termasuk dalam undang-undang yang sama di Pasal 294.

Pasal tersebut menjelaskan: ” Apabila kendaraan bermotor berbelok atau mundur tanpa memberi isyarat dengan lampu pengarah atau isyarat manual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp. . 250.000,00 (Dua puluh lima ribu rupee), “.

Pada saat yang sama dijelaskan dalam Pasal 284:” Siapapun yang mengemudikan mobil tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau pengendara sepeda yang disebutkan dalam Pasal 2 terlebih dahulu . Pidana paling lama dalam Pasal 106 ayat (2) adalah pidana kurungan 2 (dua) bulan atau pidana denda paling banyak Rp. 500.000,00 (Lima Juta Rupiah), “

Oleh karena itu, bagi para pembalap, baik itu mobil roda dua atau roda empat, perlu menyalakan lampu sein sebelum berbelok atau berbelok. Aturan ini bertujuan untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas

Oke Desiyanto, Head of Safety Astra Motor Jawa Tengah, mengatakan saat hendak pindah arah, sebaiknya pengendara mengirimkan sinyal peringatan kepada pengemudi lain.Teknologi untuk memberi isyarat adalah pindah atau pindah jalur, menyamping, dan sebelum belok 30 3 detik sebelum meteran harus nyalakan lampu sein, “Oke kepada Kompas belum lama ini. .com-Reporter Ari Purnomo- — Artikel ini pertama kali tayang di Kompas.com dengan judul “Ingat, Langsung Balik, Denda Rp 250.000!”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *