MPR RI

Bamsoet: Penghapusan aktivisme harus didukung oleh semua kelompok masyarakat

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, pembicara Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, berpendapat bukan hanya tanggung jawab negara untuk meradikalisasi pelaku, korban, dan orang-orang teroris. Namun harus didukung oleh Badan Nasional Anti Terorisme (BNPT) selaku lembaga yang memimpin dan berpartisipasi dengan berbagai kelompok yang diorganisir oleh masyarakat. BNPT melakukan penetrasi ke MPR RI melalui berbagai jalur, sosialisasi, aksi, dan jaringan terorisme.Melalui empat pilar Musyawarah Rakyat Indonesia (MPR RI), juga terus menerus merangsang kesadaran kolektif negara.Keragaman Indonesia adalah berkah dari Tuhan Yang Maha Esa. Bansouth mengadakan pertemuan dengan Japuto Solhosomanono, Ketua Pemuda Presiden Jenderal Pancasila, dan Pimpinan BNPT Komjan Por Boy Lavli Amar di Jakarta, Ibu Kota Jakarta. Dalam pembahasan pada hari Jumat disebutkan bahwa kita harus menyelesaikan perselisihan bersama yang menjadi akar perselisihan.Jumat (20/7/20) Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno dan Sekretaris Jenderal l Pemuda Pancasila Arif Rahman juga merupakan anggota utama BNPT.

Selaku Wakil Direktur L Pemuda Pancasila Ge, Presiden dan Presiden Bamsoet menegaskan bahwa anak muda Pancasila selalu menjadi yang terdepan dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila. Selalu dukung BNPT untuk mengekspos masyarakat terhadap radikalisme dan ekstremisme. Pemuda Pancasila siap menerima pemberantasan tuntas para pelaku, korban dan orang-orang di lingkaran teroris. Pancasila telah menyebar dari berbagai pelosok desa hingga pelosok, dan dapat menjadi mata BNPT untuk memahami situasi masyarakat yang sebenarnya. Departemen Pertahanan FKPPI mengenang, saat ini sangat mudah menyebarkan paham radikal. Komunitas tersebut salah satunya melalui media sosial. Oleh karena itu, BNPT bersama pejabat pemerintah lainnya, dan dengan dukungan organisasi sosial seperti Pemuda Pancasila, harus selalu aktif melakukan patroli jaringan. Generasi Y, pengguna Internet Generasi Z dan baby boomer. Bamsoet menyimpulkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *