MPR RI

Bamsoet menyumbangkan makanan untuk para veteran dan Warakawuri TNI dan Polri

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, dan GERAK BS, relawan 4 pilar, Badan Pertahanan Nasional FKPPI dan Motor Besar Indonesia (MBI) Memberikan bantuan kemanusiaan untuk membantu Warakawuri dan para veteran di berbagai asrama keluarga TNI. Diantaranya, ada ratusan bungkus sembako di Gedung Kostrad TNI, Pusat Komando Militer Tanah Kusir, dan Asrama Polisi China di Bidara. “Selama ini mereka dalam pengabdian dan pengorbanan. Tapi setidaknya kita bisa menunjukkan bahwa kita masih bersama mereka dan bekerja sama dengan mereka untuk mengurangi beban hidup di tengah Ramadhan yang tertutup pandemi Covid-19. Gedung Tanah, Jakarta Selatan , Kusir, Senin (20/5/20).

Berpartisipasi dalam acara Danplek Kostrad TNI Daniel Kusir (Tanah Kusir), Wali Kota sekaligus Ketua Umum dan Manajer Umum Gerak BS Aroem Alzier dan Ratu Dian Lurah Kebayoran Lama, MBI Rio Castelo (MBI Rio Castelo) President, Baladika Soksi Novel (Baladika Soksi Novel) General Manager, KB FKPPI Sekretaris Anna Sentot, GM FKPPI General Manager dan US Department of Defense Presiden Kantor Pusat FKPPI. Khususnya warga DKI Jakarta dan warga pada umumnya harus selalu menaati ketentuan batasan sosial skala besar (PSBB) yang berlaku guna menekan penyebaran virus Covid-19.

Sejauh ini, Minggu (10/10). / 5/20) Kemarin, hanya 14 provinsi yang belum mengalami peningkatan kasus positif virus Covid-19 yakni Aceh, Bangladesh, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Utara. Sumatera, Lampung, Maluku Utara, Maluku, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Gorontalo.

“Selama periode DKI Jakarta, peningkatan jumlah penduduk masih terbesar di Indonesia. Pada 5/10/20, terdapat 134 pasien baru yang positif Covid-19. Jumlah orang yang terkena virus ini masih yang terbesar di Indonesia, 5190 orang. Harus ada kesadaran sipil, disiplin dan kesombongan. Bonsut menuturkan, Pemprov DKI Jakarta tengah memerangi Covid-19. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia itu mengenang, meski negara-negara bersiap untuk memulihkan ekonominya, Indonesia tidak perlu mengikutinya, apalagi terburu-buru. ” Di negara lain yang siap menghadapi Covid-19 gelombang kedua, Indonesia masih harus bekerja keras untuk menekan penyebaran virus. -sama berkomitmen untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Pemerintah pusat dan daerah harus menunjukkan komitmen pertama melalui berbagai instansi pemerintah. Lalu ada komunitas. “Kalau pemerintah cuek dan terkesan main-main, warga tidak menghormati PSBB atau tidak melaksanakan kebijakan PSBB, jangan salahkan warga,” pungkas Bamsoet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *