MPR RI

MPR RI berterima kasih kepada prajurit TNI

Bambang Soesatyo, Ketua TRIBUNNEWS.COM-MPR, memberikan penghargaan kepada dua prajurit TNI yang bertugas di Pangkalan Angkatan Laut Maumere di Nusa Tenggara Timur.

Dua tentara, Serka MES Mohammad Sangidun dan Kopda BAH Damianus Luka Hera diyakini telah melakukan perbuatan mulia selain melakukan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai tentara. Mereka menggunakan bayaran liburan (THR) dan tabungan pribadi mereka ketika tentara secara sukarela memberikan makanan kepada masyarakat pesisir di wilayah Flores timur yang terkena pandemi Covid-19. Sama seperti esensi Pancasila. Kebaikan dan ketulusan yang ditunjukkan kepada mereka memiliki arti yang sangat dekat di hati orang-orang yang mendapatkannya dan seluruh rakyat Indonesia. “Juru Bicara Konferensi Konsultasi Rakyat Indonesia, Jumat, Jakarta (20/5/20)-Wakil Ketua Konferensi Konsultasi Rakyat Indonesia, termasuk Ahmad Basarah, Jazilul Fawai Fawaid), Panglima TNI Syarief Hasan, Arsul Sani, Zulkifli Hasan, Fadel Muhammad dan Hidayat Nur Wahid, Kepala Staf Angkatan Laut Massachusetts dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marshal Hadi Tjahjanto, dan Laksamana Yudo Margono, Komite Pertama Bambang Kristiono .— -Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia juga memberikan sertifikat kepada Marsekal Hadi Jajanto, komandan TNI, yang berhasil melatih prajurit sejati dengan sikap patriotik dan menjadi seorang MES. Serka Mohammad Sangidun dan Kopda BAH Damianus Luka Hera menyerahkannya. Dipercayai bahwa tindakan kedua prajurit TNI tersebut tidak hanya sebagai bentuk pembaruan Sapta Marga, sumpah prajurit dan wajib TNI 8, tetapi juga perwujudan konkret dari nilai-nilai nasional yang selalu diungkapkan oleh Konferensi Permusyawaratan Rakyat. Hal ini dilakukan melalui Rencana Sosialisasi Pilar Empat Republik Indonesia. Majelis.

“Ada prajurit TNI yang lebih kuat, seperti MES Serka Mohammad Sangidun dan Kopda Bah Damianus Luka Hera. Oleh karena itu, penghargaan yang diberikan kepada mereka oleh MPR Indonesia pada saat yang sama merupakan bagian dari “atribusi simbolis,” kata Bamsoet: “Ini adalah dedikasi setia MPR RI kepada prajurit TNI lainnya, yang telah memberikan kontribusi tulus di luar lingkup tugas mereka. — Kepala Departemen Pertahanan Nasional FKPPI juga mengingatkan bahwa salah satu manifestasi patriotisme prajurit TNI adalah kesetiaan mereka pada Pancasila, di mana ruang tersebut tidak dapat dipisahkan dari ideologi lain yang dapat merusak identitas nasional, seperti komunisme. TAP MPRS nomor XXV / MPRS / Komunisme secara jelas dan jelas dilarang pada tahun 1966.

“TAP MPR RI masih berlaku hingga hari ini. Semua ketentuan dari klausa di atas berlaku di bawah premis keadilan dan menghormati hukum. “Prinsip demokrasi. Dalam hal ini, prajurit TNI akan mempertahankan benteng dan bagian dari garda depan ideologi Pancasila,” Bamsoet menekankan.

Dalam acara tersebut, komandan TNI Marshal Hadi Tjahjanto menyatakan terima kasih kepada MPR RI, Dia memberikan penghargaan kepada Serka MES Mohammad Sangidun dan Kopda BAH Damianus Luka Hera. Kedua prajurit itu juga menerima berbagai penghargaan dari agen-agen TNI dan komandan lapangan.

“Keduanya diberi prioritas untuk menghadiri kursus. SerkaMes Moh. Sangidun akan berpartisipasi dalam pendidikan Capa tahun depan, dan Kopda Bah Dameanus Luka Hera akhirnya akan berpartisipasi “Saya memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam tes Kabarreg pada tahun 2020. Saya juga mengatakan kepada semua prajurit TNI yang berperilaku mulia di luar tindakan dan tugas mereka Terima kasih, “Marshal Hardy Giagannato dari TNI menyimpulkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *