MPR RI

Di bawah ancaman gelombang Covid-19 kedua, Airlangga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada

TRIBUNNEWS.COM-Indonesia bukan satu-satunya negara yang merespons pandemi Covid-19 yang terjadi sejak 2020 di Merat. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dalam webinar nasional “Strategi Pemerintah untuk Ancaman Korona Gelombang Kedua” bahwa pada Jumat (10 Oktober 2020), semua negara di dunia sedang menghadapi krisis ekonomi akibat pandemi. Masalah yang sama. – “Pandemi Covid-19 telah melanda 215 negara di seluruh dunia, dan saat ini ada 11 juta Airlangga yang mengatakan:” Dunia telah memastikan orang yang dites positif. Di Indonesia sendiri terdapat 70.000 kasus yang dikonfirmasi atau positif, dan kasus baru telah terjadi, bahkan meningkat menjadi 2.600. “Belum melambat, meski pemulihan nasional masih 50,34%, dan masih meningkat dari minggu ke minggu, jumlah tes PCR di bulan Juli naik menjadi 12.000, yang melebihi target yang direncanakan. Ellanga mengatakan:” Presiden hanya punya satu Juta. “, seperti Jakarta. Tapi belum membaik.

” Artinya kita harus tetap waspada untuk mencegah berakhirnya pandemi Covid-19. Dalam keadaan normal baru ini, kita tetap harus waspada terhadap Covid, ”kata Airlangga.

Kunci pemecahan masalah ini adalah ditemukannya vaksin corona sesuai masalah Covid-19 Airlangga Hartarto. Pemerintah juga sedang mencari Pekerjaan vaksin memang diutamakan. Salah satunya adalah bekerja keras mengembangkan kerja sama global antara BUMN dengan swasta serta berbagai negara. ”Kemarin, saat KTT ASEAN, beberapa kepala negara juga menyampaikan bahwa vaksin ini adalah Barang publik. -Berbagi dengan beberapa negara lain, ”kata Airlangga. -Indonesia sendiri sudah menjalin kerja sama dengan Genexine, salah satu lembaga riset utama di Korea Selatan, termasuk beberapa perusahaan seperti Kalbe Farma, dan kini sudah memasuki tahap uji klinis kedua di Korea Selatan. Diharapkan pada bulan September Mulai uji klinis di Indonesia .

“Kami berharap uji klinis ini dapat selesai pada tahun 2021. Kata Airlangga. Setelah selesai, akan siap diproduksi di Indonesia. “Pada saat yang bersamaan, Bio Farma memiliki dua proyek dengan Sinovac Biotek (China) dan Bill Gates CEPI. Menurut Ketua Umum Partai Golkar, masyarakat harus bersiap menghadapi normal baru sebelum menemukan obat antivirus atau vaksin. Untuk Covid-19. — Masyarakat harus diatur melalui advokasi. Pejabat di tempat umum harus menunjukkan kepercayaan diri .- “Selain kesadaran pribadi, kesadaran publik perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, masyarakat yang disiplin dapat memberikan peringatan kepada masyarakat yang sulit diatur. Karena itu, yang tidak disiplin akan mendapat peringatan sosial, ”kata Airlangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *