MPR RI

Dalam rangkaian artikel sosialisasi empat pilar Tangerang, Syarief Hasan menekankan pentingnya toleransi

Syarief Hasan, Wakil Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR, memimpin rangkaian bakti sosial di Kabupaten Tangerang, Banten, antara lain Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika atau empat pilar MPR. Lokasi sosialisasi adalah Binong Permai dan Yayasan Pendidikan Islam Esa Nusa, Sabtu (22 Agustus 2020).

Syarief Hasan dihadapan warga Binong Permai menyampaikan terimakasih atas keberadaan dan masyarakat yang telah mengikuti kegiatan bakti sosial. Para pemimpin politik Partai Demokrat mengungkapkan keprihatinan mereka tentang pandemi Covid-19 yang kita hadapi. Ia menambahkan: “Saya sangat bersyukur karena bapak dan ibu dapat meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam pertemuan tentang isu Covid-19.” Keberadaan masyarakat mencerminkan komitmen untuk membangun negara yang lebih baik.

Dinyatakan kepada peserta sosialisasi bahwa negara ini memiliki Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dikatakan bahwa konstitusi mengatur kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara. Orang Sulawesi itu berkata: “Jalankan hak dan kewajibannya.” Ia menambahkan: “Konstitusi menetapkan banyak hal …. Konstitusi mengatur tugas dan fungsi lembaga negara. MPR dalam Konstitusi Tugasnya adalah mengemban presiden dan wakil presiden. MPR berhak mengamandemen konstitusi. Ia mengatakan: “Hanya MPR, lembaga nasional yang bisa melakukan ini. “Namun, otorisasi ini tugas yang sulit. Saat ini diusulkan ada pidato yang akan direvisi. Namun, MPR tidak mengambil keputusan. Dia menjelaskan:“ Kami masih melakukan penelitian suara. “Dalam kurun waktu laporan ini, pimpinan Kejaksaan Rakyat secara aktif mencari masukan dari semua lapisan masyarakat tentang perlunya revisi. Dulu, Kejaksaan Rakyat merupakan lembaga tertinggi tanpa mengubah konstitusi. Ia juga memilih presiden dan wakil presiden. Setelah perubahan itu, Sumber tenaga ini sudah tidak ada lagi. Ia menjelaskan: “Mulai sekarang presiden akan dipilih langsung oleh rakyat. “Dari pemilihan langsung, presiden tidak lagi bertanggung jawab kepada MPR. Ia mengatakan:“ Namun, MPR membantu presiden dan lembaga negara melaporkan kinerjanya sehingga masyarakat luas bisa mendengar langsung. Dia menambahkan: “Selama pertemuan rutin tahunan MPR. “Dalam hal ini, Syarief Hasan mengajak semua orang untuk menjaga keempat pilar itu. Ia meminta:” Mari kita laksanakan empat pilar ini dengan kesepakatan penuh. ” “Dengan empat pilar ini bangsa Indonesia bisa bersatu. Negara ini sudah merasakan pentingnya empat pilar tersebut. Segala sesuatu yang ada merupakan wujud persatuan antar manusia. Ada sekelompok orang yang ingin menggantikan Pancasila, Tetapi orang-orang terlalu sibuk untuk menolak. Dia berkata, “Terima kasih telah melindungi Pancasila. Dari sini, mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ini mengimbau untuk tetap menjaga Pancasila. Pancasila mengatur cara hidup masyarakat sebagai berbangsa dan bernegara. Menikmati Pancasila itu berbeda. Ia mengatakan: “Pasti kita bangga. Dan mempraktikkannya. “- Negara ini adalah negara yang terdiri dari berbagai ras, agama, bahasa dan budaya. Masyarakatnya tersebar di ribuan pulau. Syarief Hasan meyakini bahwa perbedaan adalah sumber kekuatan. Ia menjelaskan:“ Perbedaan terkonsentrasi pada tauhid Indonesia. Republik. Dalam proses sosialisasi, ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan pelaksanaan empat pilar kehidupan bermasyarakat. Ia mengatakan: “Dengan sosialisasi, kita berharap masyarakat bisa mewujudkan nilai-nilai luhur negara.” Setelah sosialisasi bisa menumbuhkan salah satunya. Rasa patriotisme, saling menghormati, saling menghormati dan toleransi. Ia menjelaskan: “Termasuk selama pandemi Covid-19, kita semua harus ingat untuk mematuhi protokol sanitasi untuk menjamin keselamatan setiap orang. “

Di TNI, Polri dan masyarakat lainnya, Syarief Hasan diundang untuk mengikuti bakti sosial di Sekolah Eka Nusa. Bahkan pada saat pandemi Covid-19, saya ucapkan terimakasih kepada mereka yang berpartisipasi dalam kesempatan ini.

Dia Selamat kepada masyarakat dan sekolah Esa Nusa yang telah mempraktekkan empat pilar tersebut, beliau berkata: “Disini kita sudah menjiwai dan mempraktekkan empat pilar tersebut. Dalam kesempatan ini, Syarief Hasan mengingatkan untuk menjaga, menjaga dan melindungi nilai-nilai luhur bangsa. Konon masyarakat merasakan adanya PAncasila. Ia menjelaskan: “Dari dulu hingga saat ini, dengan Pancasila kita bisa hidup damai, bertoleransi dan hidup berdampingan dengan negara lain untuk membangun sebuah negara.” Ia berkata: “Kita tidak pernah mempertentangkan satu kelompok dengan kelompok lain. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *