MPR RI

Syarief Hasan, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia memberikan bantuan modal komersial kepada UMKM di wilayah Cianjur

Sjarifuddin Hasan, Wakil Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR, memberikan bantuan modal usaha kepada pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bantuan modal komersial semacam ini merupakan wujud kepedulian kepada pelaku UMKM yang mengalami kesulitan saat pandemi Covid-19.

Jalur pemberian bantuan permodalan kepada peserta UMKM dilakukan di pelataran Hotel Gino Feruci, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (27 Agustus 2020). Syarief Hasan langsung menyerahkan bantuan modal niaga kepada beberapa pedagang kaki lima.

Baca: Kisah Tiga Malaikat Cilik Melawan Sakit

Sebelum Serahkan Bantuan, Syarief Hasan sempat berbincang dengan pengusaha. Sama seperti Dasep pemasok es krim jeruk. Syarief Hasan meminta modal untuk berdagang es krim jeruk. Ibu kotanya Rp 250.000, kata Dasep. Pemilik toko kecil menjual es krim jeruk untuk memenuhi kebutuhan istri dan kedua anaknya.

Selain penjual es krim jeruk yang didampingi istrinya Ingrid Kansil, Syarief Hasan juga sempat berbincang-bincang dengan pengusaha lain, seperti pedagang nasi kuning, lumpia basah, bakso shillong, sering .

Dalam perbincangan , Wakil Ketua MPR Partai Demokrat memberikan bantuan keuangan kepada pedagang. Syarief Hasan mengatakan: “Ini bantuan modal niaga. Modal ini harus dipakai atau ditabung dulu. Nanti kita lihat bagaimana selanjutnya. Jangan beli rokok atau apapun.”

Pemberian bantuan modal niaga kepada UMKM Kabupaten Cianjur adalah Sebuah istilah. pertama. Syarief Hasan menyatakan akan terus memberikan bantuan finansial kepada peserta UMKM di Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur. Pemain UMKM. Ia berharap: “Kami juga berharap pandemi Covid-19 segera berlalu, dan kegiatan perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan.” Sektor UMKM merupakan sektor yang paling terkena pandemi Covid-19. . Banyak peserta UMKM yang harus tutup sementara atau permanen karena tidak punya dana lagi. Padahal UMKM menjadi tulang punggung dan pilar perekonomian Indonesia.

“SSME menyumbang 61% dari PDB Indonesia dan menyerap hingga 97% angkatan kerja. Oleh karena itu, mohon jangan biarkan UMKM menjadi tidak berdaya,” kata Syarief Hasan. Syarief Hasan juga mendukung keputusan pemerintah untuk mengalokasikan bantuan tunai kepada tidak kurang dari 12 juta bantuan UMKM. Ia berharap kementerian mempercepat penyaluran bantuan tunai kepada usaha kecil dan menengah. Ia mengatakan: “UMKM harus segera dibantu agar bisa bergerak kembali”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *