MPR RI

Harapan Wakil Ketua MPR Peserta Ekonomi Saat Pandemi

TRIBUNNEWS.COM- “Saat ini fenomena hak atas kesehatan belum dipahami, seperti hak hidup warga negara Indonesia yang berpotensi penyebaran virus Covid-19 di banyak perusahaan. Wakil Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia Lestari Moerdijat, Selasa (8/9) ) Mengatakan dalam keterangan tertulis bahwa hal tersebut merupakan respon atas penyebaran tiang distribusi listrik Covid-19 di banyak perusahaan di seluruh tanah air.Selama pandemi Covid-19, pemerintah mengumumkan kondisi normal baru, perusahaan sebagai peserta bantuan permodalan. Hal tersebut dinilai penting untuk pemulihan ekonomi.

Dengan beroperasi di banyak pabrik, ternyata justru menyebabkan peningkatan aktivitas perekonomian.Misalnya, Pemerintah Kota Semarang di Jawa Tengah mengumumkan pada 8 Juli 2020 (Rabu) bahwa hanya Ada peningkatan kasus Covid-19 sebanyak 205 kasus. Saat itu, Walikota Marang Hendrar Prihadi mengatakan, kasus klaster bisnis di wilayahnya mengalami peningkatan sebesar 33%.

Demikian pula halnya dengan kasus di Bekasi, Jawa Barat. Kawasan industri.Pada awal Juli 2020, tes swab yang dilakukan terhadap 265 pekerja pabrik juga menunjukkan 36 pasien lainnya positif terinfeksi Covid-19. Covid-19 masih menyebar di beberapa pabrik di Bekasi, Jawa Barat. Terus menyebar.

Menurut anggota parlemen dari Partai NasDem, kondisi tersebut membuktikan bahwa TKI berada dalam situasi yang rentan, dan pelonggaran PSBB telah meningkatkan kerentanan. Sudah diterapkan di berbagai negara / wilayah. Dewan Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Wakil ketua menyerap keinginan masyarakat selama pandemi Covid-19, dan kesehatan serta keselamatan pekerja harus menjadi fokus perhatian. Risiko meningkat. Dia mengatakan bahwa untuk memenuhi standar keselamatan ini, peraturan jam malam dapat diterapkan, isolasi ketat, dan kebersihan yang ketat Perjanjian dan formulir yang hanya mengizinkan perjalanan dasar … Dia menyimpulkan: “Untuk setiap sektor industri yang melanggar perjanjian sanitasi yang ditetapkan, hukuman berat harus diselesaikan dan diberikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *